SAMUDERA NEWS – Ratusan alumni Pramuka Jambore Nasional dari berbagai generasi berkumpul secara virtual dalam Seri Diskusi PJ91 yang mengangkat tema strategis “Koperasi Merah Putih: Solusi bagi Ekonomi Pedesaan”. Diskusi yang berlangsung dari pukul 19.30 hingga 21.00 WIB ini menjadi ruang refleksi kolektif sekaligus forum inspiratif yang menyatukan semangat membangun ekonomi desa dari seluruh penjuru Nusantara.
Diskusi menghadirkan dua narasumber utama: Dedi Miryanto, Koordinator PJ91 Lampung dan penggiat koperasi, serta Rani Fitrianaria, konsultan dan praktisi koperasi yang telah lama berkecimpung dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Moderator dipandu oleh Yasser Arafat Ritonga dari DPP PJN91.
Dalam diskusi tersebut, para pembicara menyuarakan keyakinan bahwa koperasi—khususnya dengan semangat Merah Putih—bukan hanya mampu, tetapi sangat layak dijadikan tulang punggung ekonomi pedesaan.
“Koperasi yang berpijak pada nilai gotong royong dan menggali potensi lokal adalah solusi berkelanjutan dalam membangun kemandirian desa,” tegas Kak Dedi.
Senada, Kak Rani menambahkan bahwa peran pemerintah dalam mempermudah akses permodalan dan pengawasan menjadi kunci suksesnya koperasi desa.
Lebih dari sekadar forum diskusi, acara ini menjadi momentum konsolidasi moral dan gerakan sosial dari para alumni Jambore Nasional untuk ikut serta aktif dalam mendukung program koperasi di daerah masing-masing.
Kesimpulan diskusi menegaskan bahwa koperasi harus menjadi milik bersama, bukan hanya milik pengurus atau anggota formal. Semua pihak—dari warga desa hingga pemangku kepentingan—harus terlibat aktif demi membangun ekonomi rakyat yang berdaulat.
PJ91 mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi menyukseskan acara ini.
Dengan semangat Pramuka dan kobaran Merah Putih, koperasi akan terus menjadi cahaya harapan di desa-desa seluruh Indonesia.
Salam Pramuka! Salam Koperasi Merah Putih!***












