SAMUDERA NEWS – Setelah secara resmi menerima surat tugas dari PDIP, petahana Parosil Mabsus langsung bergerak.
Dengan penuh semangat, Parosil bersiap untuk menjalankan amanah ini dengan tujuan memenangkan Pilkada Lambar 2024.
Penetapan Parosil oleh PDIP tidak dilakukan tanpa pertimbangan yang matang. Di Lambar, suara PDIP berhasil menjadi yang terbanyak, meraih 14 kursi di DPRD Lambar.
Dengan perolehan kursi tertinggi ini, PDIP memiliki kesempatan untuk mengusung calon bupati sendiri, dan Parosil dipilih untuk memimpin misi ini.
Namun, Parosil nampaknya ingin menjalin koalisi dengan beberapa partai politik lainnya. Indikasi kuat menunjukkan bahwa Parosil tertarik untuk kembali bermitra dengan Mad Hasnurin.
Hingga saat ini, Mad Hasnurin memilih untuk tetap berada dalam posisi calon wakil bupati, meskipun memiliki elektabilitas yang tinggi.
Mad Hasnurin juga masih terkait erat dengan SPDB Edwardsyah Pernong, sebuah hubungan yang memiliki pengaruh signifikan di Lambar.
Meskipun demikian, Parosil tetap mencari pasangan yang dapat meningkatkan elektabilitasnya, mengingat lawannya kali ini adalah mantan Bupati Lambar, I Wayan Dirpha, yang juga mantap maju di Pilkada Lambar.
Meski dominasi Parosil masih kuat, Wayan Dirpha juga memiliki pengaruh yang signifikan di Lambar, terutama karena peranannya dalam pembangunan di kabupaten paling barat di Lampung tersebut.***












