SAMUDERA NEWS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tanggamus mengadakan Lokakarya Orientasi Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10, yang diwakili oleh Kasi Kurikulum SMP Madrizal, di SMAN 1 Kota Agung pada Sabtu lalu.
Acara yang diselenggarakan oleh Pendamping Kelompok Wilayah Provinsi Lampung ini melibatkan 112 peserta dari Tanggamus. Tujuannya adalah untuk melatih dan mempersiapkan guru-guru di Tanggamus agar memiliki potensi lebih dari biasanya, sesuai dengan harapan Pemerintah.
Program Guru Penggerak merupakan salah satu inisiatif dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia yang dimulai sejak tahun 2020. Tujuannya adalah menciptakan guru-guru yang mampu terus mengembangkan diri melalui refleksi, berbagi pengetahuan, dan berkolaborasi secara mandiri.
Kasi Kurikulum SMP Disdik Tanggamus, Madrizal, menegaskan pentingnya program Guru Penggerak sebagai motor penggerak pendidikan di Indonesia. Ia menjelaskan bahwa para calon Guru Penggerak yang lulus dari program ini diharapkan dapat menjadi pemimpin belajar yang dapat diandalkan di sekolah.
Calon Guru Penggerak sesuai amanat pemerintah adalah sebagai penggerak Pendidikan di Indonesia, ungkap Madrizal.
Menurutnya, setelah berhasil lulus sebagai Guru Penggerak, mereka diharapkan mampu menjadi pemimpin belajar di sekolah yang mampu mencetak siswa-siswi yang memiliki kedalaman nilai-nilai Pancasila.
Salah satu peserta calon Guru Penggerak (CGP) asal SMAN 1 Kota Agung, Suherman, menyatakan kegembiraannya atas lolosnya dalam seleksi dan kesempatannya untuk mengikuti pendidikan selama enam bulan.
Alhamdulillah, saya telah memasuki tahap pendidikan selama enam bulan ini, ungkapnya dengan rasa syukur.
Acara ini tidak hanya menjadi kesempatan bagi para peserta untuk mengembangkan diri, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Tanggamus serta mencetak generasi penerus yang berkualitas. ***









