SAMUDERA NEWS — Sebagai upaya memastikan kenyamanan dan keselamatan para pemudik yang tengah melintas dalam arus balik, Satuan Brimob Polda Lampung telah menghadirkan sebuah inovasi layanan istimewa. Mulai dari tanggal 13 hingga 16 April 2024, dapur lapangan Satbrimob Polda Lampung beroperasi dengan penuh semangat, menyediakan ragam pilihan makanan dan minuman yang memanjakan lidah.
Menyambut kedatangan para pemudik, fasilitas ini buka mulai pukul 08.00 hingga 20.00 WIB, memastikan setiap perut yang kelaparan dapat terpenuhi dengan sajian lezat. Dari nasi goreng dengan aroma menggoda hingga mie goreng dengan sentuhan rasa yang unik, tak ada yang terlewatkan dalam menu spesial ini.
Dalam penjelasannya, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik, menjelaskan bahwa tidak hanya makanan berat yang tersedia, namun juga minuman segar dan hangat untuk menemani perjalanan. Es krim lembut, kopi hangat yang membangunkan, teh segar, hingga bandrek tradisional, semuanya siap untuk dinikmati oleh para pemudik.
Kami memiliki tim dapur lapangan yang siap beraksi di setiap titik strategis, baik di Pelabuhan Bakauheni maupun Pelabuhan Panjang. Mereka bukan hanya sekadar koki, tapi juga penyaji yang ramah dan petugas kebersihan yang tangguh, ungkap Kombes Pol Umi Fadillah Astutik.
Keistimewaan dari layanan ini tidak hanya terbatas bagi para pemudik, namun juga terbuka untuk masyarakat umum, termasuk pedagang lokal, petugas keamanan, dan karyawan pelabuhan. Hal ini sejalan dengan komitmen Satbrimob Polda Lampung untuk memberikan pelayanan terbaik terkait kebutuhan makanan dan minuman.
Dapur lapangan ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan kontribusi yang signifikan bagi para pemudik dan masyarakat sekitar. Semoga dengan adanya layanan ini, arus balik dapat berlangsung lancar dan kenyamanan selama perjalanan dapat terjaga dengan baik, tambahnya.
Dalam semangat pelayanan yang mengedepankan kepuasan pelanggan, Satuan Brimob Polda Lampung juga menegaskan kesiapan untuk memperpanjang operasional dapur lapangan jika jumlah pemudik yang membutuhkan masih signifikan. Hal ini sebagai bentuk komitmen mereka dalam mendukung kelancaran arus balik dan menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh pemudik yang melintas.***










