SAMUDERA NEWS- Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2030, Kamis (22 Mei 2025) di Ruang Tapis Sekretariat Daerah Lampung Utara. Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati Dr. Ir. Hamartoni Ahadis, M.Si., didampingi Wakil Bupati Romli, S.Kom., S.H., M.H., serta dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, camat, akademisi, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Hamartoni menegaskan bahwa penyusunan RPJMD bukan hanya sekadar dokumen administratif, melainkan pedoman strategis yang harus menyentuh langsung kesejahteraan rakyat. Ia meminta agar seluruh perangkat daerah menyusun program yang berbasis data kebutuhan nyata masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan lima tahun ke depan dengan perencanaan yang realistis, terukur, dan akuntabel.
Bupati juga menggarisbawahi pentingnya prinsip good governance dalam pelaksanaan pembangunan yang harus efisien, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. “Hindari program yang sekadar copy-paste tanpa evaluasi mendalam dari periode sebelumnya,” tegas Hamartoni.
Sementara itu, Wakil Bupati Romli menekankan perlunya pendekatan kolaboratif dan responsif terhadap dinamika zaman dalam RPJMD, khususnya terkait digitalisasi, ketahanan pangan, penurunan angka stunting, penguatan UMKM, serta perlindungan lingkungan. Romli berharap indikator kinerja utama (IKU) yang disusun jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan, sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan merata sampai ke desa-desa.
Plt. Kepala Bappeda Lampung Utara, Surya Ardianto, menyampaikan bahwa hasil Musrenbang ini akan menjadi dasar penyusunan rancangan akhir RPJMD yang kemudian diajukan ke DPRD untuk dibahas dan ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.
Musrenbang RPJMD ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam membangun daerah secara terarah, berkelanjutan, dan berkeadilan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.***












