• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, September 2, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Dari Bengkel ke Dunia Kerja, SMK Taruna Bumi Metro Tempah Siswa dengan 70 Persen Praktik

MeldabyMelda
01/09/2026
in Berita, PENDIDIKAN
Dari Bengkel ke Dunia Kerja, SMK Taruna Bumi Metro Tempah Siswa dengan 70 Persen Praktik
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS — Dunia kerja terus berubah. Teknologi berkembang cepat, kebutuhan industri ikut bergerak, sementara anak muda dituntut bukan hanya punya ijazah, tetapi juga skill yang benar-benar bisa dipakai.

Kondisi tersebut menjadi perhatian SMK Taruna Bumi Metro. Sekolah kejuruan yang telah beroperasi sejak 1977 ini konsisten mengembangkan pembelajaran yang tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga pengalaman praktik secara langsung.

Bagi SMK Taruna Bumi Metro, pendidikan bukan sekadar soal mendapatkan nilai bagus atau menyelesaikan masa sekolah. Lebih dari itu, siswa perlu dibekali kemampuan yang bisa menjadi modal ketika masuk dunia kerja maupun menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

BeritaLainnya

Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya

Bukan Sekadar Bagi Tanah, Wamen Ossy Ungkap Tantangan Besar Reforma Agraria

Kepala SMK Taruna Bumi Metro, Mahdalena Utami, S.Pd., Ing., mengatakan sekolah memiliki komitmen untuk membekali setiap peserta didik dengan kecakapan hidup atau life skill secara integratif.

“SMK Taruna Bumi adalah salah satu lembaga penyelenggara pendidikan yang beroperasi sejak tahun 1977 dan hingga saat ini masih terus beroperasional. Sebagai lembaga pendidikan, kami terpanggil untuk berperan serta membekali tamatan dengan kecakapan hidup secara integratif,” ujar Mahdalena.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, lulusan sekolah kejuruan idealnya memiliki kombinasi kemampuan. Tidak cukup hanya menguasai keterampilan teknis, siswa juga perlu memiliki kemampuan berpikir, berkomunikasi, bekerja sama, beradaptasi serta bersosialisasi.

Karena itu, SMK Taruna Bumi Metro mengembangkan soft skill, thinking skill, keterampilan sosial, kemampuan akademik hingga keterampilan vokasional.

Semua kemampuan tersebut dipandang sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi.

70 Persen Praktik, Siswa Tak Hanya Duduk di Kelas

Salah satu hal yang cukup menonjol dari pembelajaran di SMK Taruna Bumi Metro adalah porsi praktik yang lebih besar.

Dalam pembelajaran kompetensi keahlian, sekolah menerapkan komposisi sekitar 70 persen praktik dan 30 persen teori.

Dengan pola tersebut, siswa tidak hanya mendapatkan materi dari buku maupun penjelasan guru. Mereka juga diajak langsung berhadapan dengan peralatan, mesin dan berbagai proses kerja.

Salah satu kompetensi yang dikembangkan adalah Teknik Kendaraan Ringan.

Di bidang ini, siswa diperkenalkan dengan dunia otomotif secara lebih konkret. Mereka tidak hanya mempelajari bagaimana sebuah kendaraan bekerja, tetapi juga memahami proses pemeriksaan dan perawatan kendaraan.

Salah satu program praktik yang menjadi bagian pembelajaran adalah overhaul mesin mobil.

Melalui kegiatan tersebut, siswa belajar melakukan pemeriksaan, pembongkaran, perawatan hingga memahami kembali sistem kerja mesin.

Pengalaman praktik juga diperkuat dengan latihan mengemudi mobil bagi siswa kelas X.

Artinya, sejak awal masuk sekolah, siswa sudah diperkenalkan dengan keterampilan yang memiliki kaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari maupun kebutuhan dunia kerja.

Konsepnya sederhana: teori menjadi fondasi, sedangkan praktik menjadi tempat siswa membuktikan apakah ilmu yang dipelajari benar-benar bisa diterapkan.

Teaching Factory Bikin Suasana Belajar Makin Real

SMK Taruna Bumi Metro juga berupaya mendekatkan pembelajaran dengan kondisi dunia industri melalui program Teaching Factory atau TEFA.

Salah satu kegiatan yang dikembangkan adalah keterampilan pekerjaan logam, termasuk welding atau pengelasan.

Lewat Teaching Factory, siswa tidak hanya diajarkan bagaimana menghasilkan sebuah pekerjaan. Mereka juga diperkenalkan dengan berbagai sikap yang dibutuhkan ketika masuk dunia kerja.

Mulai dari ketelitian, keselamatan kerja, kedisiplinan, menjaga kualitas hasil pekerjaan hingga bertanggung jawab terhadap proses.

Bagi sekolah, pengalaman seperti ini penting agar siswa tidak mengalami gap terlalu jauh ketika nantinya benar-benar masuk ke lingkungan kerja.

Sejak masih berseragam sekolah, mereka sudah dibiasakan memahami bahwa bekerja bukan hanya soal bisa mengerjakan sesuatu, tetapi juga bagaimana menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan dilakukan secara profesional.

UKK Tak Sekadar Formalitas

Penguatan keterampilan juga terlihat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian atau UKK.

Setiap tahun, peserta didik mengikuti pengujian kompetensi dengan salah satu paket yang digunakan adalah overhaul mesin mobil.

Pilihan tersebut sejalan dengan pembelajaran yang selama ini dikembangkan sekolah.

Siswa diuji melalui pekerjaan yang memiliki hubungan langsung dengan kompetensi keahlian yang mereka pelajari.

Dengan demikian, kemampuan siswa tidak hanya dilihat dari seberapa banyak teori yang mereka hafal, tetapi juga dari sejauh mana mereka mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan nyata.

Mahdalena mengatakan seluruh proses pendidikan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki daya guna.

Kompetensi Teknik Kendaraan Ringan yang dikembangkan SMK Taruna Bumi Metro juga diarahkan untuk mendukung tujuan pendidikan nasional sekaligus mempersiapkan lulusan agar mampu berperan di masyarakat.

Berdiri Sejak 1977, Terus Ikuti Perubahan Zaman

SMK Taruna Bumi Metro berada di Jalan KH Dewantara, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, Kota Metro.

Lokasinya berada di belakang Universitas Muhammadiyah Kampus 1 dan sekitar dua kilometer dari pusat Kota Metro.

Sekolah yang telah berdiri sejak 1977 tersebut kini memasuki perjalanan panjang hampir lima dekade.

Namun, usia panjang tersebut tidak membuat sekolah berhenti beradaptasi.

Justru perubahan teknologi dan kebutuhan dunia kerja menjadi alasan bagi SMK Taruna Bumi untuk terus mengembangkan pola pembelajaran.

Bagi sekolah, siswa harus disiapkan untuk mampu menghadapi dunia yang terus berubah.

Karena itu, pendidikan tidak cukup hanya membentuk siswa yang pintar secara akademik. Mereka juga perlu punya kemampuan bekerja, berpikir kritis, berkomunikasi, bersosialisasi dan beradaptasi.

Di tengah perkembangan teknologi dan persaingan dunia kerja yang semakin dinamis, keterampilan menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda.

Di SMK Taruna Bumi Metro, keterampilan tersebut tidak hanya dipelajari melalui teori.

Suara mesin, praktik membongkar komponen kendaraan, proses overhaul, hingga percikan pengelasan menjadi bagian dari pengalaman belajar siswa.

Dari sana, mereka belajar bukan hanya tentang cara bekerja, tetapi juga tentang ketelitian, tanggung jawab, disiplin dan kepercayaan diri.

Pada akhirnya, pendidikan vokasi bukan cuma soal apa yang diketahui seorang siswa.

Yang tidak kalah penting adalah apa yang mampu mereka kerjakan setelah lulus dan seberapa besar kemampuan tersebut bisa memberikan manfaat.

Itulah yang terus dibangun SMK Taruna Bumi Metro: memberikan bekal keterampilan hari ini agar generasi muda lebih siap menghadapi dunia kerja dan masa depan yang terus bergerak.

Source: ALFARIEZIE
Tags: Berita LampungBerita Metrodunia industriKota metroOtomotif MetroOverhaul Mesin MobilPendidikan KejuruanPendidikan Lampungpendidikan vokasiSekolah Kejuruan MetroSekolah Siap KerjaSMK di MetroSMK Taruna BumiSMK Taruna Bumi MetroTeaching FactoryTEFATeknik Kendaraan RinganUji Kompetensi KeahlianUKK SMK
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Reses Ketua DPRD Pringsewu Dibanjiri Keluhan, Warga Minta Jalan 16 Km Dibangun hingga BPJS Diaktifkan

Next Post

Pringsewu Mulai Panas, Mabes TNI Turun Tangan Cegah Karhutla

Related Posts

Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya
Berita

Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya

02/09/2026
Berita

Bukan Sekadar Bagi Tanah, Wamen Ossy Ungkap Tantangan Besar Reforma Agraria

02/09/2026
Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot
Berita

Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot

02/09/2026
Anak Berhadapan dengan Hukum: Memahami Perlindungan dan Prosesnya
Berita

Anak Berhadapan dengan Hukum: Memahami Perlindungan dan Prosesnya

02/09/2026
Redam Konflik Manusia-Gajah, Way Kambas Andalkan Lebah, Serai hingga Pelatihan Mahot
Berita

Redam Konflik Manusia-Gajah, Way Kambas Andalkan Lebah, Serai hingga Pelatihan Mahot

01/09/2026
Berita

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Isi Chat Wali Murid Jadi Sorotan

01/09/2026
Next Post
Pringsewu Mulai Panas, Mabes TNI Turun Tangan Cegah Karhutla

Pringsewu Mulai Panas, Mabes TNI Turun Tangan Cegah Karhutla

Warga Rajabasa Diminta Waspada, 55 Kasus Kebakaran Lahan Ternyata Dipicu Manusia

Warga Rajabasa Diminta Waspada, 55 Kasus Kebakaran Lahan Ternyata Dipicu Manusia

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Beras, Puluhan Ribu Warga Jadi Penerima

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Beras, Puluhan Ribu Warga Jadi Penerima

Buku Rp70 Ribu di SMPN 2 Kalianda Bikin Heboh, Isi Chat Wali Murid Jadi Sorotan

Redam Konflik Manusia-Gajah, Way Kambas Andalkan Lebah, Serai hingga Pelatihan Mahot

Redam Konflik Manusia-Gajah, Way Kambas Andalkan Lebah, Serai hingga Pelatihan Mahot

Berita Terkini

  • Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya
  • Bukan Sekadar Bagi Tanah, Wamen Ossy Ungkap Tantangan Besar Reforma Agraria
  • Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot
  • Anak Berhadapan dengan Hukum: Memahami Perlindungan dan Prosesnya
  • Redam Konflik Manusia-Gajah, Way Kambas Andalkan Lebah, Serai hingga Pelatihan Mahot

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In