SAMUDERA NEWS— Lapangan Merdeka, Kecamatan Kalirejo, menjadi pusat aktivitas dan kegembiraan pada Minggu, 7 Desember 2025. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Lampung Tengah bekerja sama dengan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Lampung Tengah menggelar Gebyar Senam Beguwai Jejama Wawai (BJW) yang meriah, diikuti ratusan peserta dari berbagai usia dan latar belakang masyarakat.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting daerah, termasuk Wakil Bupati Lampung Tengah I Komang Koheri, S.E., M.Sos, Ketua Perwosi Lampung Tengah Ni Ketua Dewi Nadi, S.T., M.Sos, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lampung Tengah Dr. Candra Puasati, S.Pd., M.Pd., serta Camat Kalirejo Waluyo, S.Pd. Kehadiran tokoh-tokoh ini menambah semarak dan menjadi motivasi tambahan bagi warga yang hadir untuk mengikuti senam secara antusias.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati I Komang Koheri menekankan pentingnya olahraga sebagai investasi kesehatan jangka panjang. “Kita ketahui bersama bahwa senam adalah olahraga yang dapat menjadi investasi di masa tua. Melalui gerakan senam, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik tetapi juga kesehatan mental. Mari kita terus melaksanakan senam agar kita bisa menjaga kesehatan di masa depan,” ujarnya, disambut tepuk tangan peserta.
Ketua Perwosi Lampung Tengah, Ni Ketua Dewi Nadi, menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi masyarakat. Ia berharap Gebyar Senam BJW tidak hanya menjadi ajang seremonial semata, melainkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kebugaran jasmani dan rohani masyarakat. “Senam ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gaya hidup sehat. Semoga kegiatan ini dapat menjaga kesehatan kita semua dan mempererat hubungan sosial antarwarga,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan tidak berhenti setelah senam bersama. Acara dilanjutkan dengan peresmian Toko PKK Kecamatan Kalirejo, sebagai upaya mendorong ekonomi kreatif dan pemberdayaan perempuan. Toko PKK ini diharapkan menjadi wadah bagi perempuan setempat untuk mengembangkan produk lokal, meningkatkan kreativitas, dan mendukung kemandirian ekonomi.
Selain itu, digelar pula sarasehan yang membahas berbagai program pembangunan dan pemberdayaan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kecamatan Kalirejo. Diskusi ini menghadirkan tokoh masyarakat, pengurus organisasi wanita, dan pemerintah kecamatan untuk berbagi pengalaman, strategi, serta inovasi dalam memperkuat partisipasi perempuan dalam pembangunan lokal.
Gebyar Senam BJW di Lampung Tengah tidak hanya menjadi ajang olahraga massal, tetapi juga momentum untuk memperkuat kebersamaan masyarakat. Acara ini memberikan inspirasi bagi warga, khususnya perempuan, untuk aktif menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas hidup, serta ikut berperan dalam pembangunan daerah. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan seperti ini diyakini akan berdampak positif bagi kesehatan masyarakat, penguatan sosial, dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Dengan semangat kebersamaan, senam massal, dan sarasehan pemberdayaan perempuan, Gebyar Senam BJW menjadi contoh konkret bagaimana olahraga dan kegiatan sosial dapat bersinergi untuk membangun masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif.***












