• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, May 31, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

KPK Tegaskan Lemahnya Pengawasan DPRD Bisa Buka Celah Korupsi, Lampung Jadi Sorotan

MeldabyMelda
07/11/2025
in Berita
KPK Tegaskan Lemahnya Pengawasan DPRD Bisa Buka Celah Korupsi, Lampung Jadi Sorotan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan kunjungan strategis ke DPRD Provinsi Lampung, Kamis (6/11/2025), dalam upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga untuk mencegah praktik korupsi di pemerintahan daerah. Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi DPRD Lampung untuk meninjau kembali mekanisme pengawasan internal dan perbaikan tata kelola anggaran publik.

Kasatgas Penindakan Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Dit Koorsup) Wilayah II KPK, Kuswanto, menekankan bahwa lemahnya fungsi pengawasan DPRD kerap menjadi celah bagi terjadinya praktik korupsi. Menurutnya, banyak kasus OTT yang menimpa kepala daerah muncul akibat pengawasan yang tidak optimal.

“Banyak kepala daerah yang akhirnya terkena OTT karena lemahnya pengawasan. Ke depan, pengawasan harus diperkuat agar sistem berjalan dengan baik,” ujar Kuswanto.

BeritaLainnya

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan

BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan

Kuswanto menjelaskan bahwa praktik korupsi biasanya muncul karena kombinasi dua faktor utama: sistem yang buruk (bad system) dan individu yang tidak berintegritas (bad people). Sistem yang lemah harus diperbaiki melalui penguatan tata kelola pemerintahan, sementara perilaku aparatur yang tidak jujur perlu diawasi secara ketat dan dibina melalui program integritas yang berkelanjutan.

“Kalau sistemnya baik dan dijalankan oleh orang yang berintegritas, peluang korupsi bisa ditekan. Tapi kalau sistemnya rusak dan dijalankan oleh orang yang tidak jujur, pasti akan bermasalah,” tegas Kuswanto.

ADVERTISEMENT

Ia juga menyoroti pentingnya Survei Penilaian Integritas (SPI) yang menjadi bagian dari strategi nasional pemberantasan korupsi. SPI, kata Kuswanto, menggambarkan hasil Monitoring Center for Prevention (MCP) yang menjadi sistem kendali pencegahan korupsi di pemerintahan daerah. Nilai SPI harus tercermin dalam perbaikan nyata pelayanan publik, bukan hanya sebagai angka formal di atas kertas.

“SPI menjadi alat ukur kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Dampaknya harus terlihat di lapangan, pada pelayanan publik yang lebih baik. Jangan sampai nilai SPI tinggi, tapi masyarakat tidak merasakan perubahan,” jelasnya.

Dengan gaya sindiran khas, Kuswanto membandingkan birokrasi dengan mesin kendaraan. “Kalau pengapiannya rusak, ya harus diperbaiki. Sopirnya adalah pejabat pelaksana. Kalau sopirnya mabuk, mobilnya pasti nabrak,” ucapnya disambut tawa peserta.

Kuswanto menegaskan bahwa penguatan tata kelola dan integritas menjadi fokus utama KPK. Kolaborasi dengan DPRD diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan, memastikan setiap anggaran dan program pemerintah daerah dijalankan secara transparan dan akuntabel, sekaligus menutup celah korupsi sejak dini.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar, menyambut baik kunjungan KPK. Ia menilai kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola anggaran dan fungsi pengawasan DPRD. “Kami berkomitmen memperkuat tata kelola anggaran yang baik. DPRD Lampung siap bersinergi dengan KPK untuk mencegah korupsi sejak dini,” tegas Giri Akbar.

Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah pejabat KPK, antara lain:

• Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, S.Ik., M.Si. – Direktur Koordinasi & Supervisi Wilayah II KPK
• Untung Wicaksono – Kasatgas Pencegahan Dit Koorsup Wilayah II
• Rusfian – PIC Koorsup Wilayah Lampung
• Gde Agus Adi Susila, Dian De Gama Putra, Sultan Ferdinand, dan Taufiq Nuridho – Anggota Tim Koorsup Wilayah II KPK

Selain pembahasan tata kelola anggaran, kunjungan ini juga menyoroti peningkatan kapasitas pengawasan DPRD, pentingnya audit internal, serta penerapan sistem e-monitoring untuk mengurangi potensi penyimpangan. KPK menekankan bahwa pengawasan DPRD bukan sekadar formalitas, tetapi pilar utama dalam menciptakan pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.

Dengan kunjungan ini, Lampung diharapkan menjadi contoh bagi provinsi lain dalam penguatan pengawasan legislatif, pencegahan korupsi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui kolaborasi efektif antara DPRD dan KPK.***

Source: WAHYUDIN
Tags: DPRD LAMPUNGkpkPemerintahan Daerah BersihPencegahan korupsiPengawasan DPRDSPISurvei Penilaian IntegritasTata Kelola AnggaranTipikortransparansi pemerintahan
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Bandar Lampung Geger! Kasus SMA Siger Ilegal Masuk Polda, Tipidter Tunggu Sprindik

Next Post

Kejari Bandar Lampung Musnahkan 162 Barang Bukti Inkracht Termasuk Narkotika Dan Senjata Tajam

Related Posts

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan
Berita

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan

31/05/2026
BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan
Berita

BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan

31/05/2026
Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni
Berita

Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni

31/05/2026
Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun
Berita

Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun

31/05/2026
BPK RI Kembali Ganjar Pringsewu Opini WTP untuk Tahun Anggaran 2025
Berita

BPK RI Kembali Ganjar Pringsewu Opini WTP untuk Tahun Anggaran 2025

31/05/2026
Dana Operasional Sekolah Belum Optimal, Insentif Kepala Sekolah Tuai Kritik
Berita

Dana Operasional Sekolah Belum Optimal, Insentif Kepala Sekolah Tuai Kritik

31/05/2026
Next Post
Kejari Bandar Lampung Musnahkan 162 Barang Bukti Inkracht Termasuk Narkotika Dan Senjata Tajam

Kejari Bandar Lampung Musnahkan 162 Barang Bukti Inkracht Termasuk Narkotika Dan Senjata Tajam

Muhammad Alfariezie dan Realitas Sosial di Balik “Gadis SMA yang Menggugah”

Muhammad Alfariezie dan Realitas Sosial di Balik “Gadis SMA yang Menggugah”

Polsek Pringsewu Kota Bekuk Dua Remaja Pelaku Pencurian Ponsel dan Laptop, Modus Ternyata Menggadaikan Barang Curian

Polsek Pringsewu Kota Bekuk Dua Remaja Pelaku Pencurian Ponsel dan Laptop, Modus Ternyata Menggadaikan Barang Curian

Ananda Sukarlan Garap Puisi Isbedy Stiawan ZS, World Premiere di Sydney Jadi Sorotan Dunia

Ananda Sukarlan Garap Puisi Isbedy Stiawan ZS, World Premiere di Sydney Jadi Sorotan Dunia

Efisiensi Pelayanan Pendidikan Lampung Disorot, Thomas Americo Tegaskan: Urusan Ijazah Tak Bisa Sembarangan, Bisa Berujung Masalah Hukum

Efisiensi Pelayanan Pendidikan Lampung Disorot, Thomas Americo Tegaskan: Urusan Ijazah Tak Bisa Sembarangan, Bisa Berujung Masalah Hukum

Berita Terkini

  • Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan
  • DPRD Soroti SMA Siger, Kadisdikbud Akui Masih Dalami Persoalan
  • BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan
  • Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni
  • Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In