SAMUDERA NEWS– Gelombang kekecewaan melanda pelamar CPNS 2024. Mereka mengungkapkan sejumlah keluhan terkait pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang selesai pada Jumat, 20 Desember 2024. Para pelamar mendesak Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seleksi berjalan profesional dan adil.
Salah satu isu utama yang dikeluhkan adalah dugaan kebocoran soal SKB. Pelamar yang mengikuti tes di awal merasa dirugikan karena adanya kesenjangan dengan peserta yang mengikuti seleksi di akhir.
“Isi soal yang diduga bocor ini menguntungkan mereka yang jadwal SKB-nya belakangan. Kami merasa tidak mendapatkan kesempatan yang adil,” ujar seorang pelamar.
Selain itu, beberapa pelamar mengklaim menemukan soal yang sama persis dengan materi yang diberikan oleh lembaga bimbingan belajar (bimbel) tertentu. Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya kebocoran yang merugikan peserta.
Usulan Jadwal Serentak
Sebagai solusi, pelamar menyarankan BKN mengubah sistem pelaksanaan SKB di masa depan. Mereka mengusulkan agar seleksi untuk formasi yang sama dilakukan secara serentak pada hari yang sama.
“Jika tes dilakukan serentak, potensi kecurangan dan kebocoran soal bisa diminimalkan,” ungkap salah satu pelamar.
Keluhan dan saran ini banyak disampaikan melalui akun Instagram resmi BKN, @bkngoidofficial, dan dirangkum oleh sejumlah media, termasuk *Pesawaran Inside*. Hingga Minggu, 22 Desember 2024, BKN belum memberikan tanggapan resmi atas berbagai masukan tersebut.
BKN Diminta Tanggap
Pelamar berharap BKN segera merespons keluhan ini dengan langkah konkret. Mereka menilai, transparansi dan profesionalisme dalam pelaksanaan seleksi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap rekrutmen CPNS.
Isu kebocoran soal menjadi ujian besar bagi BKN untuk menunjukkan komitmennya dalam menyelenggarakan seleksi yang adil, transparan, dan bebas dari kecurangan.***











