SAMUDERA NEWS– Polisi Cilik (Pocil) asuhan Satlantas Polresta Bandar Lampung berhasil mencetak prestasi gemilang dengan meraih Juara 1 dalam perlombaan tingkat Polda Lampung yang digelar dalam rangka memperingati HUT Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) ke-45, pada Rabu (23/4/2025) di Gedung Presisi Mapolda Lampung.
Kegiatan ini diikuti oleh 15 perwakilan dari masing-masing Polres jajaran Polda Lampung, dan Pocil Polresta Bandar Lampung berhasil menunjukkan penampilan terbaik mereka. Dengan dukungan penuh dari Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, serta Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung, Kompol Ridho Rafika, tim Pocil mengungguli para kontestan lainnya.
“Ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi para pelatih, serta semangat luar biasa dari anak-anak. Kami sangat bangga dengan prestasi ini dan berharap bisa menginspirasi generasi muda lainnya di Bandar Lampung,” ujar Kompol Ridho Rafika dengan penuh bangga.
Pelatihan yang telah dijalani para pocil selama beberapa bulan terakhir membuahkan hasil yang luar biasa. Selain kemampuan baris-berbaris, mereka juga dilatih untuk mengembangkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama tim, yang merupakan bekal penting dalam membentuk karakter anak-anak.
“Keberhasilan ini tidak hanya datang dari usaha keras anak-anak, tetapi juga dukungan penuh dari orang tua yang meluangkan waktu dan tenaga untuk mendukung kegiatan ini. Terima kasih kepada mereka yang telah membantu hingga hasil ini tercapai,” tambah Kompol Ridho.
Pocil Polresta Bandar Lampung terdiri dari anak-anak sekolah dasar yang dipilih melalui seleksi ketat. Program Pocil ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya tangguh dalam prestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki semangat kebersamaan yang tinggi.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Polresta Bandar Lampung, tetapi juga membawa nama Kota Bandar Lampung menjadi lebih dikenal dan dihargai di tingkat provinsi. Kemenangan ini membuktikan bahwa dengan dedikasi, semangat, dan kerja keras, segala hal menjadi mungkin.***











