• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, May 31, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Sastra Satire Bernuansa Kritik: Membaca “Debu Liar di Mata Wali Kota” Karya Muhammad Alfariezie

MeldabyMelda
06/09/2025
in Berita
Sastra Satire Bernuansa Kritik: Membaca “Debu Liar di Mata Wali Kota” Karya Muhammad Alfariezie
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Lampung kembali menghadirkan suara segar dari dunia sastra, kali ini lewat karya penyair muda Muhammad Alfariezie. Dengan gaya prosa liris yang kental, ia menghadirkan puisi naratif berjudul Debu Liar di Mata Wali Kota—sebuah karya yang tidak hanya menampilkan keindahan bahasa, tetapi juga menjadi kritik sosial yang tajam.

Sebagai seorang jurnalis sekaligus guru Bahasa Indonesia dan Olahraga di SMK Samudera Bandar Lampung, Alfariezie memadukan pengalamannya di ruang kelas dan redaksi berita menjadi energi kreatif. Karyanya mengalir dengan satire imagery, teknik yang menyalurkan kritik lewat simbol-simbol puitis, menjadikan puisinya bukan sekadar bacaan estetik, tetapi juga cermin realitas sosial-politik.

Debu Liar di Mata Wali Kota

BeritaLainnya

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan

BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan

Di sini ada yang terlunta
karena cinta, ialah kepala sekolah swasta
yang memilih bunda menjadi wali kota

Sekarang ancaman mereka bukan hanya dari debu
dan krisis musim, tapi dari gergaji bunda yang siap
menebang keliaran

ADVERTISEMENT

Padahal jika tanpa cinta mereka maka belum tentu
dia walikota

Puisi ini memotret ironi politik: bagaimana kepala sekolah swasta yang dulu mendukung “bunda” hingga berhasil meraih kursi wali kota, justru kini dipinggirkan. Dari “anggrek putih di vas bunga istana” yang melambangkan kemuliaan, mereka berubah menjadi “pohon bulan pinggir jalan”—simbol keterasingan dan ketidakpedulian.

Empat Teknik Gaya Sastra Muhammad Alfariezie

1. Majas (Figure of Speech)

Metafora: Alfariezie kerap membungkus kritik dalam metafora yang tajam. “Gergaji bunda” bukanlah alat fisik, melainkan simbol kekuasaan yang siap memangkas orang-orang yang pernah berjasa.
Personifikasi: Frasa “senja asyik bernyanyi” menghidupkan suasana, seakan alam turut bersuara dalam penderitaan manusia.
Hiperbola: “Ramai-ramai bernyanyi merdu dalam kampanye” adalah hiperbola yang menekankan dukungan politik, meski tidak benar-benar bernyanyi.

2. Simbolisme

Pohon dan anggrek putih: melambangkan martabat guru dan sekolah swasta.
Debu & krisis musim: simbol kesulitan hidup dan ketidakpastian.
Gergaji bunda: gambaran kekuasaan yang tidak segan mengorbankan loyalis lama.

3. Diksi (Pemilihan Kata)
Diksi dalam puisi ini sederhana namun penuh lapisan makna. Kontras “dulu” dan “sekarang” mempertegas perubahan kondisi dari masa ke masa. Kata-kata puitis seperti “hujan berpetir angin kencang” atau “cahaya berdebu” menghadirkan suasana yang hidup.

4. Gaya Retoris
Puisi ini memanfaatkan kontras untuk menegaskan ironi. “Dulu” saat kampanye penuh harapan, “sekarang” penuh ancaman. Satire diarahkan langsung pada “bunda”, sosok wali kota yang menjadi alegori kepalsuan janji politik.

Prosa Liris Bernuansa Kritik Sosial

Debu Liar di Mata Wali Kota tidak hanya berbicara tentang hubungan antara penguasa dan rakyat, tetapi juga menggugat bagaimana pendidikan swasta diperlakukan. Kritik disampaikan elegan: pendidikan yang semestinya dijaga, justru terancam oleh kebijakan kekuasaan. Metafora “gergaji bunda” seakan menegaskan bahwa ancaman bukan sekadar faktor alam, melainkan kebijakan politik yang bisa menghancurkan nasib banyak orang.

Menggugat Relasi Pendidikan dan Kekuasaan

Puisi ini menyingkap bagaimana relasi antara pendidikan dan politik seringkali timpang. Kepala sekolah swasta yang dulu dielu-elukan ketika memberi dukungan politik, kini justru terpinggirkan. Mereka yang dulu “bernyanyi merdu dalam kampanye kemenangan”, kini dianggap “debu liar” yang tak lagi berharga.

Muhammad Alfariezie: Penyair Muda dengan Dua Dunia

Selain aktif di dunia jurnalistik, Alfariezie tetap konsisten menulis karya sastra. Perpaduan perannya sebagai guru dan jurnalis memberi warna unik pada puisinya. Ia tidak hanya peka terhadap realitas sosial, tetapi juga mampu menuangkannya dalam bahasa yang indah dan tajam.

Gaya puisinya yang khas—perpaduan satire, simbolisme, dan diksi puitis—menjadi bukti bahwa sastra masih relevan sebagai alat kritik sosial. Dengan karya ini, ia menegaskan bahwa kata-kata bisa menjadi senjata perlawanan yang elegan: penuh keindahan, tetapi juga penuh daya gugah.***

Source: MELDA
Tags: Kritik SosialMuhammad AlfarieziePolitik dan PendidikanPuisi SatireSastra Lampung
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Pria di Pringsewu Gelapkan Motor Usai Pinjam untuk Beli Rokok, Polisi Bertindak Cepat

Next Post

APBD dan Psikologi Anak Terancam, Perpindahan Siswa Kelas 10 dari Swasta ke Negeri Harus Dihentikan

Related Posts

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan
Berita

Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan

31/05/2026
BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan
Berita

BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan

31/05/2026
Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni
Berita

Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni

31/05/2026
Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun
Berita

Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun

31/05/2026
BPK RI Kembali Ganjar Pringsewu Opini WTP untuk Tahun Anggaran 2025
Berita

BPK RI Kembali Ganjar Pringsewu Opini WTP untuk Tahun Anggaran 2025

31/05/2026
Dana Operasional Sekolah Belum Optimal, Insentif Kepala Sekolah Tuai Kritik
Berita

Dana Operasional Sekolah Belum Optimal, Insentif Kepala Sekolah Tuai Kritik

31/05/2026
Next Post
APBD dan Psikologi Anak Terancam, Perpindahan Siswa Kelas 10 dari Swasta ke Negeri Harus Dihentikan

APBD dan Psikologi Anak Terancam, Perpindahan Siswa Kelas 10 dari Swasta ke Negeri Harus Dihentikan

Penangkapan Tiga Pelaku Pemerasan di Pelabuhan Bakauheni, Polisi Ungkap Modus Licik

Penangkapan Tiga Pelaku Pemerasan di Pelabuhan Bakauheni, Polisi Ungkap Modus Licik

Pemuda di Pringsewu Gunakan Video Intim untuk Mengancam Kekasih, Polisi Amankan Pelaku

Pemuda di Pringsewu Gunakan Video Intim untuk Mengancam Kekasih, Polisi Amankan Pelaku

Kepengurusan IPSI Kabupaten Pringsewu 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Targetkan Prestasi dan Pembinaan Pencak Silat

Kepengurusan IPSI Kabupaten Pringsewu 2025-2029 Resmi Dikukuhkan, Targetkan Prestasi dan Pembinaan Pencak Silat

Temu Rakyat Sumatera 2025: Konsolidasi Bersama untuk Melawan Perampasan Ruang Hidup

Temu Rakyat Sumatera 2025: Konsolidasi Bersama untuk Melawan Perampasan Ruang Hidup

Berita Terkini

  • Janji Bela Nelayan Menggema, Tapi Pembatas Laut Marriott Masih Jadi Keluhan
  • DPRD Soroti SMA Siger, Kadisdikbud Akui Masih Dalami Persoalan
  • BPK Beri WTP, Tindak Lanjut Laporan Dana Hibah SMA Siger Masih Dipertanyakan
  • Cekcok Berujung Tragedi, Pemuda 19 Tahun Ditangkap Polisi di Bakauheni
  • Pemkab Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP Selama 10 Tahun Beruntun

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In