SAMUDERA NEWS – Puncak arus mudik menuju Sumatera terjadi pada H-3 Lebaran, dengan 530.400 orang dan 125.234 unit kendaraan meninggalkan Jawa. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya.
Puncak arus mudik tertinggi terjadi pada Minggu (7/4) atau H-3, di mana 166.971 penumpang dan 42.145 unit kendaraan menyeberang dari Merak ke Bakauheni. Hal ini melampaui angka tahun lalu, menunjukkan kenaikan arus mudik.
Shelvy Arifin, Corporate Secretary ASDP, mengungkapkan bahwa komposisi kendaraan didominasi oleh sepeda motor, menyumbang 52% dari total kendaraan yang menyeberang. Terjadi pula peningkatan signifikan pada kategori truk.
Namun, tren antusiasme pemudik ini juga menimbulkan dinamika dalam pelayanan angkutan Lebaran. Untuk itu, ASDP mengimbau pemudik untuk melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari, menghindari pembelian tiket dari calo, dan mengatur waktu kepulangan untuk menghindari masa puncak arus balik.
Diperkirakan jumlah penumpang ferry Angkutan Lebaran tahun ini mencapai 5,78 juta penumpang dan 1,37 juta unit kendaraan di 8 lintasan nasional yang dikelola oleh ASDP.
Data dari Posko Merak selama 24 jam terakhir menunjukkan operasi 47 kapal dengan peningkatan signifikan dalam jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Dengan tren ini, ASDP mengimbau pemudik untuk melakukan reservasi tiket dengan aplikasi resmi dan menghindari pembelian tiket dari calo, serta mengatur waktu kepulangan untuk menghindari masa puncak arus balik.***











