SAMUDERA NEWS – Polresta Bandar Lampung bersama seluruh stakeholder terkait memulai kegiatan operasi kemanusiaan terpusat “Ketupat 2024” guna mengamankan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Langkah awal operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di lapangan apel Mapolresta Bandar Lampung pada pagi hari.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi Kapolresta Bandar Lampung Kombes Abdul Waras dan Dandim 0410 Kota Bandar Lampung Kolonel ARH Tan Kurniawan, bertindak sebagai pimpinan apel. Dalam amanatnya, Wali Kota Bandar Lampung menyampaikan bahwa apel ini bertujuan untuk mengecek kesiapan pelaksanaan operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergitas TNI/Polri dengan stakeholder terkait dalam pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri.
Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), operasi ini juga bertujuan memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bahan bakar minyak (BBM). Momentum Hari Raya Idul Fitri diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan persatuan masyarakat.
Usai apel, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan pentingnya pelaporan kepada RT atau Pamong setempat bagi warga yang akan melakukan mudik. Polresta Bandar Lampung, di bawah komando Kombes Pol Abdul Waras, menurunkan 427 personel pengamanan yang tersebar di 9 pos pengamanan, termasuk 1 Pos Terpadu, 2 Pos Pelayanan, dan 6 Pos Pengamanan.
Dalam menghadapi kekhawatiran masyarakat terhadap keamanan sepeda motor yang ditinggalkan, Polresta Bandar Lampung menyediakan layanan penitipan sepeda motor di Mako Polri, baik di Polresta maupun di Polsek jajaran.
“Kami harapkan kepada masyarakat yang akan mudik untuk memastikan keamanan dan kondisi rumah sebelum meninggalkannya,” ujar Abdul Waras.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan operasi Ketupat Krakatau 2024 dapat berjalan dengan lancar, meningkatkan rasa aman, dan mewujudkan keselamatan bagi masyarakat Kota Bandar Lampung dalam merayakan Idul Fitri.***











