SAMUDERA NEWS- Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Shin Tae-yong harus merelakan kepergian Nathan Tjoe-A-On, pemain kunci mereka yang berasal dari SC Heerenveen.
Kepergian ini bukan tanpa alasan, dan bukan karena sanksi kartu kuning atau merah, juga bukan akibat cedera. Nathan Tjoe-A-On meninggalkan Timnas Indonesia U-23 karena peraturan yang terkait dengan izin dari SC Heerenveen.
SC Heerenveen memberikan izin kepada Nathan Tjoe-A-On untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 hanya selama seminggu. Setelah itu, ia harus kembali ke klubnya untuk berlatih, sementara SC Heerenveen tengah bertanding di Eredivisie. Perannya sebagai bek kiri utama menjadi kunci dalam skuat klub Belanda tersebut.
Kehilangan Nathan Tjoe-A-On tentu menjadi pukulan berat bagi Timnas Indonesia U-23, mengingat pentingnya peran yang dimainkannya di lapangan.
Meskipun bermain di posisi yang tidak biasa baginya, Nathan berhasil menunjukkan performa gemilang dalam tiga pertandingan grup yang dijalani oleh Timnas Indonesia U-23. Meskipun berperan sebagai gelandang tengah, dia mampu mengontrol lini tengah dengan baik.
Keberhasilannya dalam membantu Garuda Muda meraih kemenangan atas Australia dalam pertandingan grup menjadi bukti akan kontribusinya yang tak terbantahkan.
Pertandingan selanjutnya akan menjadi tantangan berat bagi Timnas Indonesia U-23 tanpa kehadiran Nathan Tjoe-A-On. Mereka akan berhadapan dengan Korea Selatan atau Jepang di babak perempat final, pertandingan yang dipastikan tak akan mudah.***











