• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Kepala SMK IB Khalifah Bangsa Tegaskan Pendidikan Harus Bikin Siswa Siap Hadapi Masa Depan

MeldabyMelda
31/08/2026
in Berita, PENDIDIKAN
Kepala SMK IB Khalifah Bangsa Tegaskan Pendidikan Harus Bikin Siswa Siap Hadapi Masa Depan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS — Pendidikan tidak seharusnya berhenti pada angka rapor, ijazah, atau seberapa cepat siswa mendapatkan pekerjaan. Lebih dari itu, pendidikan punya misi besar untuk membentuk manusia yang punya kompetensi, karakter, iman, kemandirian, sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

Pandangan tersebut disampaikan Asliman Puja Kesuma, S.Pd., Kepala SMK IB Khalifah Bangsa. Menurutnya, sekolah harus menjadi ruang bagi peserta didik untuk tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga mampu menghadapi kehidupan dengan nilai dan karakter yang kuat.

“Kami ingin peserta didik tidak hanya memiliki kompetensi ketika menyelesaikan pendidikan di sini, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya. Karena bagi kami, keberhasilan pendidikan bukan hanya ketika anak-anak mampu bekerja, tetapi ketika mereka mampu menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat,” ujar Asliman.

BeritaLainnya

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi

Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan

Menurut Asliman, setiap aktivitas yang dilakukan di sekolah seharusnya punya nilai pendidikan. Artinya, proses belajar tidak melulu terjadi ketika guru menjelaskan materi di dalam kelas.

Pembinaan keagamaan, kegiatan kepramukaan, pendampingan peserta didik hingga aktivitas bersama menjadi bagian dari proses membangun karakter siswa.

ADVERTISEMENT

“Kami berusaha menjadikan setiap kegiatan sebagai pengalaman belajar. Anak-anak tidak hanya belajar dari buku dan guru, tetapi juga belajar dari pengalaman, dari kebersamaan, dari tanggung jawab, dan dari bagaimana mereka menghadapi persoalan,” katanya.

Sekolah Harus Adaptif di Tengah Perubahan Zaman

Asliman menyadari dunia pendidikan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi berlangsung cepat, sementara kebutuhan dunia kerja juga terus berubah.

Kondisi tersebut membuat sekolah dituntut tidak hanya mempertahankan pola pendidikan lama, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Namun, di tengah perubahan tersebut, Asliman menilai ada sejumlah nilai yang tidak boleh ikut berubah. Integritas, tanggung jawab, kepedulian dan karakter harus tetap menjadi fondasi dalam pendidikan.

“Teknologi akan terus berkembang dan kebutuhan dunia kerja akan terus berubah. Karena itu, kami ingin membekali anak-anak dengan kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi. Tetapi di atas semua itu, mereka harus memiliki nilai dan karakter sebagai pegangan,” tuturnya.

Bagi Asliman, kemampuan beradaptasi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda. Sebab, dunia yang akan mereka hadapi setelah lulus sekolah bisa jadi sangat berbeda dengan kondisi saat ini.

Karena itu, siswa perlu dibiasakan untuk terus belajar, terbuka terhadap perubahan, mampu bekerja sama, sekaligus tetap memiliki prinsip dalam mengambil keputusan.

Pendidikan Bukan Tugas Sekolah Saja

Asliman juga menegaskan bahwa membangun generasi muda bukan pekerjaan yang bisa diselesaikan sekolah sendirian.

Menurutnya, pendidikan membutuhkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dunia usaha dan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Mendidik anak adalah tanggung jawab bersama. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Ketika sekolah, orang tua, masyarakat dan berbagai pihak dapat saling menguatkan, insyaallah kita akan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya siap menghadapi masa depan, tetapi juga mampu memberikan warna positif bagi kehidupan,” ujar Asliman.

Kolaborasi tersebut dinilai penting karena proses pembentukan karakter tidak hanya berlangsung selama jam sekolah. Lingkungan keluarga dan masyarakat juga memiliki pengaruh besar terhadap cara anak berpikir, bersikap dan mengambil keputusan.

Setiap Anak Punya Potensi Berbeda

Hal lain yang menjadi perhatian Asliman adalah potensi setiap peserta didik yang tidak selalu sama.

Ia menilai sekolah tidak semestinya memaksa seluruh siswa berkembang dengan pola yang seragam. Sebaliknya, sekolah perlu memberikan ruang agar setiap anak bisa menemukan kekuatan dan potensi terbaiknya.

“Kami percaya setiap anak memiliki kelebihan dan jalan tumbuhnya masing-masing. Tugas kami adalah mendampingi, mengarahkan, dan memberikan ruang agar potensi itu berkembang,” katanya.

Pendekatan tersebut, menurutnya, menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang membuat siswa merasa dihargai dan memiliki kesempatan untuk berkembang sesuai kemampuannya.

Harapannya, ketika menyelesaikan pendidikan, siswa tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga membawa bekal yang jauh lebih penting untuk menjalani kehidupan.

“Harapan kami sederhana, ketika mereka nanti meninggalkan sekolah, mereka membawa ilmu, keterampilan, iman dan karakter yang menjadi bekal sepanjang kehidupan,” pungkasnya.

Lulusan Harus Mampu Memberi Manfaat

Pada akhirnya, Asliman memandang keberhasilan pendidikan tidak bisa hanya diukur dari seberapa banyak siswa yang lulus atau seberapa cepat mereka memasuki dunia kerja.

Ukuran yang lebih penting adalah seberapa kuat nilai yang tertanam dalam diri mereka dan seberapa besar manfaat yang mampu diberikan setelah meninggalkan bangku sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat untuk menjadi pintar. Sekolah adalah tempat untuk belajar menjadi manusia yang mampu, berkarakter, dan berarti bagi kehidupan.”

Pesan tersebut menjadi gambaran bahwa pendidikan memiliki tujuan yang jauh lebih besar daripada sekadar menghasilkan lulusan.

Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja yang semakin cepat, generasi muda tetap membutuhkan fondasi karakter agar mampu menggunakan pengetahuan dan keterampilannya secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, sekolah bukan hanya menjadi tempat mengejar nilai dan ijazah, tetapi juga ruang untuk belajar menjadi manusia yang mandiri, berintegritas, peduli, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Asliman Puja Kesumadunia kerjaDunia PendidikanGen ZGenerasi Mudakarakter siswakemandirian siswaketerampilan siswamilenialPendidikanpendidikan era digitalPendidikan KarakterPendidikan Lampungsekolah kejuruanSMK IB Khalifah Bangsa
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Jual Beli Buku di Sekolah Disorot, Inspektorat Lampung Selatan Buka Layanan Pengaduan

Next Post

Way Kambas Berbenah, Pembangunan Pagar Besi Capai 75 Persen untuk Cegah Gajah Masuk Permukiman

Related Posts

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi
Berita

Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi

28/10/2026
Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan
Berita

Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan

28/10/2026
Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
Berita

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

27/10/2026
59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
Berita

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

27/10/2026
Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
Berita

Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

27/10/2026
Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
Berita

Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas

27/10/2026
Next Post
Way Kambas Berbenah, Pembangunan Pagar Besi Capai 75 Persen untuk Cegah Gajah Masuk Permukiman

Way Kambas Berbenah, Pembangunan Pagar Besi Capai 75 Persen untuk Cegah Gajah Masuk Permukiman

Penahanan dalam Perkara Pidana: Syarat, Batas Waktu, dan Hak Tersangka

Penahanan dalam Perkara Pidana: Syarat, Batas Waktu, dan Hak Tersangka

Sempat Dikhawatirkan Terdampak Karhutla, Begini Kondisi Gajah di Way Kambas

Sempat Dikhawatirkan Terdampak Karhutla, Begini Kondisi Gajah di Way Kambas

Reses Ketua DPRD Pringsewu Dibanjiri Keluhan, Warga Minta Jalan 16 Km Dibangun hingga BPJS Diaktifkan

Reses Ketua DPRD Pringsewu Dibanjiri Keluhan, Warga Minta Jalan 16 Km Dibangun hingga BPJS Diaktifkan

Dari Bengkel ke Dunia Kerja, SMK Taruna Bumi Metro Tempah Siswa dengan 70 Persen Praktik

Dari Bengkel ke Dunia Kerja, SMK Taruna Bumi Metro Tempah Siswa dengan 70 Persen Praktik

Berita Terkini

  • Bukan Sekadar Pembinaan, Bapas Kotabumi Bekali Klien Keahlian Meracik Kopi
  • Cara Mengurangi Kecemasan Berlebihan
  • Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
  • 59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
  • Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In