• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, July 15, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Pernyataan Wali Kota Soal Bantuan Baju Bekas Tuai Kemarahan: Pangdam Misrul Sebut “Sesat Pikir” di Tengah Banjir Bandang Sumatera

MeldabyMelda
05/12/2025
in Berita
Pernyataan Wali Kota Soal Bantuan Baju Bekas Tuai Kemarahan: Pangdam Misrul Sebut “Sesat Pikir” di Tengah Banjir Bandang Sumatera
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS— Pernyataan seorang wali kota di Indonesia kembali memancing gelombang kritik dan kemarahan publik. Di tengah bencana banjir bandang yang melanda Sumatera dan disebut para relawan lebih dahsyat daripada tsunami Aceh pada 2004, wali kota tersebut malah meminta ASN di wilayahnya untuk mengumpulkan pakaian bekas sebagai bantuan bagi para korban.

Instruksi itu dianggap menghina kemanusiaan dan memperlihatkan gagalnya memahami kebutuhan korban bencana besar. Pernyataan sang wali kota yang disampaikan pada 4 Desember 2025 langsung viral dan membuat banyak warga Indonesia merasa malu.

“ASN semuanya sudah mengumpulkan dana, mengumpulkan baju-baju yang masih bisa dipake, tinggal nanti kita kirimkan,” ujar sang wali kota dalam pernyataannya. Ungkapan ini memicu respon keras dari berbagai tokoh, termasuk organisasi masyarakat.

BeritaLainnya

Kasus Bongkar Post Jadi Sorotan, LLI Dorong Penyelesaian Sesuai Undang-Undang Pers

Proyek SPPT PBB-P2 Bapenda Pringsewu Berujung Korupsi, Direktur Perusahaan dan Mantan Kabid Jadi Tersangka

Salah satu kritik paling tajam datang dari Panglima Ormas Laskar Muda Lampung, Pangdam Misrul. Ia tanpa ragu menyebut pernyataan wali kota tersebut sebagai bentuk “sesat pikir”.

“Malu saya punya wali kota yang sesat pikir,” tegas Misrul dalam keterangannya. Ia menegaskan bahwa kritiknya bukan bersifat pribadi, melainkan murni akibat kesalahan kebijakan yang sangat krusial dan tidak sensitif terhadap kondisi kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

Menurut Misrul, pernyataan wali kota menjadi ironis karena sebelumnya justru menghibahkan anggaran puluhan miliar rupiah kepada instansi yang dinilai tidak mendesak dibantu. Instansi itu bahkan berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi serta kementerian—bukan di bawah pemerintah kota.

“Coba lihat konsistensinya. Ketika untuk instansi yang punya anggaran besar, justru all out memberikan hibah sampai puluhan miliar. Tapi ketika rakyat benar-benar butuh bantuan cepat, justru kita mengumpulkan baju bekas,” ujarnya dengan nada kecewa.

Ia menilai tindakan itu menunjukkan kekeliruan dalam melihat skala prioritas. Di tengah kondisi darurat, ribuan warga mengungsi dalam keadaan lapar, kedinginan, dan trauma. Mereka membutuhkan bantuan yang layak, cepat, dan terkoordinasi, bukan sekadar kiriman baju bekas yang kualitasnya belum tentu memadai.

Misrul meminta masyarakat Indonesia menilai dengan jernih bagaimana kebijakan anggaran dikelola. Ia membandingkan dua realitas yang sangat kontras: puluhan miliar rupiah diberikan kepada lembaga negara yang sudah memiliki alokasi anggaran besar, tetapi korban bencana yang kehilangan rumah dan keluarga hanya ditawari pakaian bekas hasil sumbangan ASN.

“Ini bukan soal politik, ini soal kemanusiaan dan akal sehat. Warga di tenda pengungsian butuh perhatian, bukan sekadar sisa pakaian. Kebijakan seperti ini menunjukkan betapa sesatnya pola pikir pejabat tersebut,” kata Misrul.

Kontroversi ini memicu diskusi publik tentang standar sensitivitas kemanusiaan para pemimpin daerah. Banyak pengamat menilai bahwa pejabat seharusnya belajar dari pengalaman bencana sebelumnya—bahwa kebutuhan dasar korban tidak hanya pakaian, tetapi juga makanan, tempat tinggal sementara, obat-obatan, air bersih, hingga dukungan psikososial.

Sejumlah aktivis kemanusiaan juga menilai bahwa bantuan baju bekas seringkali menimbulkan masalah logistik, mulai dari kualitas yang tidak layak, volume yang berlebihan, hingga biaya distribusi yang tidak efisien. Mereka mendesak agar pemerintah daerah fokus pada bantuan yang lebih tepat sasaran dan selaras dengan standar penanganan bencana nasional.

Di sisi lain, warganet menumpahkan kemarahan dan kekecewaan mereka di media sosial. Banyak yang menyebut kebijakan wali kota tersebut menunjukkan ketidaksiapan dan kurangnya empati, terlebih ketika banjir bandang Sumatera sedang menjadi tragedi nasional yang membutuhkan respon cepat dan profesional.

Kontroversi ini menjadi pengingat penting bahwa setiap pernyataan pejabat publik harus selaras dengan nilai kemanusiaan dan kebutuhan korban bencana. Di tengah situasi darurat, prioritas bukan sekadar simbol kepedulian, tetapi tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung dan bermartabat bagi mereka yang sedang berjuang menyelamatkan hidup.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: ASN Kumpulkan Baju BekasBanjir Bandang Sumaterabantuan bencanaBencana NasionalHibah Puluhan MiliarKontroversi KebijakanKritik Kepala DaerahLaskar Muda LampungPangdam MisrulWali Kota Sesat Pikir
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Rakorda Baznas Lampung 2025 Menggemparkan Publik: Gubernur Resmi Luncurkan “Gerakan Sadar Zakat”, Siap Ubah Wajah Pengelolaan Zakat di Lampung

Next Post

Sidang Memanas! Kuasa Hukum PT LEB Bongkar “Role Model Aneh” Kejaksaan yang Disebut Bisa Ganggu Regulasi Migas Nasional

Related Posts

Kasus Bongkar Post Jadi Sorotan, LLI Dorong Penyelesaian Sesuai Undang-Undang Pers
Berita

Kasus Bongkar Post Jadi Sorotan, LLI Dorong Penyelesaian Sesuai Undang-Undang Pers

14/07/2026
Proyek SPPT PBB-P2 Bapenda Pringsewu Berujung Korupsi, Direktur Perusahaan dan Mantan Kabid Jadi Tersangka
Berita

Proyek SPPT PBB-P2 Bapenda Pringsewu Berujung Korupsi, Direktur Perusahaan dan Mantan Kabid Jadi Tersangka

14/07/2026
Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD
Berita

Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD

14/07/2026
Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
Berita

Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045

14/07/2026
Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi
Berita

Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi

14/07/2026
Kader Koperasi Lampung Pulang Bawa Inspirasi dari Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena GBK
Berita

Kader Koperasi Lampung Pulang Bawa Inspirasi dari Harkopnas ke-79 di Indonesia Arena GBK

14/07/2026
Next Post
Sidang Keempat Prapid Dirut PT LEB Terancam Memanas: Berkas Kejati Lampung Masih Bermasalah, Pengacara Siapkan Langkah Tegas

Sidang Memanas! Kuasa Hukum PT LEB Bongkar “Role Model Aneh” Kejaksaan yang Disebut Bisa Ganggu Regulasi Migas Nasional

Sidang Pra Peradilan PT LEB Memanas, Kejati Lampung Dinilai Tutupi Bukti dan Absenkan Saksi Ahli

Sidang Praperadilan PT LEB Panas! Alat Bukti Kerugian Negara Kejati Lampung Dinilai Belum Lengkap

Koruptor Lampung Tengah Akhirnya Tertangkap, Aksi Penangkapan di Hutan Bikin Publik Tercengang

Koruptor Lampung Tengah Akhirnya Tertangkap, Aksi Penangkapan di Hutan Bikin Publik Tercengang

Sidang Perdana Tipikor Bimtek Aparatur Desa Pringsewu Menguak Dugaan Kerugian Negara Lebih dari Rp1 Miliar

Sidang Perdana Tipikor Bimtek Aparatur Desa Pringsewu Menguak Dugaan Kerugian Negara Lebih dari Rp1 Miliar

Siswa SMA IT Al Firdaus Borong Juara Lomba Cipta-Baca Puisi Bahasa Lampung, Sorotan Tajam pada Ancaman Punahnya Bahasa Ibu

Siswa SMA IT Al Firdaus Borong Juara Lomba Cipta-Baca Puisi Bahasa Lampung, Sorotan Tajam pada Ancaman Punahnya Bahasa Ibu

Berita Terkini

  • Kasus Bongkar Post Jadi Sorotan, LLI Dorong Penyelesaian Sesuai Undang-Undang Pers
  • Proyek SPPT PBB-P2 Bapenda Pringsewu Berujung Korupsi, Direktur Perusahaan dan Mantan Kabid Jadi Tersangka
  • Belanja Pegawai Masih Tinggi, KemenPAN-RB Sarankan Pringsewu Rampingkan Struktur OPD
  • Lampung Gelar PKN Tingkat II, Cetak Pemimpin Birokrasi Inovatif Menuju Indonesia Emas 2045
  • Lampung Siapkan RTRW Baru Pesisir Barat, Marindo Kurniawan: Penataan Ruang Jadi Kunci Investasi

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In